Breaking News
Loading...
Minggu, 04 Agustus 2013

Info Post
Berita Tinju Internasional - Beberapa kali sudah terhitung Timothy Bradley dianggap Juan Manuel Márquez melancarkan psywar terhadapnya, jelang laga tarung keduanya 12 Oktober mendatang. Namun Márquez menanggapi santai dan enteng mind games pemegang gelar WBO kelas welter itu.

Sebelumnya, Márquez diminta Bradley melakukan tes doping bersama naungan yang sama dengan Bradley – VADA (Asosiasi Sukarela Anti-Doping). Jika tidak, Bradley mengancam akan membatalkan pertarungan tersebut.

Awalnya, promotor Top Rank, Bob Arum mencoba menengahi dengan mengarahkan keduanya ke komisi atletik negara bagian Nevada. Tapi itu dianggap belum cukup untuk Bradley.

Márquez pun yang akhir tahun lalu meng-KO Pacquiao, lebih memilih melakukan tes doping bersama USADA (Asosiasi Anti-Doping Amerika Serikat) dan mengatakan perang urat syaraf Bradley itu, hanya menandakan gejala rasa cemas dan takut Bradley kepada El Dinamita – julukan Márquez.

“Bradley hanya merefleksikan rasa takut yang dia rasakan. Saya lebih memilih memeriksakan tes doping bersama USADA, tapi saya takkan termakan permainan dia. Dia pihak yang membutuhkan pertarungan ini,” ketus Marquez, seperti dilansir BoxingScene, Minggu (4/7/2013).

“Kemenangan terpenting dalam karier saya, sudah saya capai (vs Pacquiao), tapi Bradley kian arogan. Kami sudah siap untuk dites. Dia ingin melakukannya bersama VADA…saya memilih bersama USADA. Hasil tes saya tak pernah positif. Saya tak tahu mengapa dia bisa protes,” tuntasnya.

0 Comment:

Poskan Komentar